RSS

Penulisan Ilmiah


ANALISIS PENGARUH JUMLAH USAHA MIKRO KECIL MENENGAH TERHADAP PENDAPATAN DAERAH KOTA BEKASI

SEMINAR PENULISAN ILMIAH

Diajukan guna melengkapi salah satu syarat untuk mencapai
Gelar setara Sarjana Muda Jurusan Akuntansi Jenjang Strata Satu
Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma

        Nama               : Risandra Rejina
NPM               : 25209527
Jurusan            : Akuntansi
Pembimbing    : Rini Dwiastutiningsih, SE., MMSI







FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA
2012


BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Didalam era perekonomian Indonesia yang semakin terpuruk sejak krisis melanda, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan unit usaha yang paling kuat bertahan, karena UMKM adalah salah satu kekuatan pendorong perekonomian Indonesia  dan pendapatan daerah. Usaha mikro adalah usaha produktif milik perorangan atau badan usaha perorangan yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp.50.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp.300.000.000,-. Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan, memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.50.000.000,- sampai dengan Rp.500.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki penjualan lebih dari Rp.300.000.000,- sampai dengan Rp.2.500.000.000,- Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil dan besar, memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.500.000.000,- sampai dengan Rp.100.000.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, memiliki hasil penjualan tahunan Rp.2.500.000.000,- sampai dengan Rp.50.000.000.000,-.
            Pentingnya UMKM ditunjukan dalam perannya yaitu antara lain:
1.      Kemampuan menciptakan kesempatan kerja cukup banyak, atau penyerapan terhadap tenaga kerja.
2.      Kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat di bandingkan dengan perusahaan yang berskala besar yang pada umumnya birokratis.
3.      Terdapat peranan kewirausahaan.
Akan tetapi sulitnya memperoleh modal adalah kendala bagi para pengusaha kecil dan menengah, oleh karena itu pemerintah banyak memberikan dukungan dan partisipasi dalam program-program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
            UMKM sebagai pelaku usaha produktif yang memiliki penghasilan dengan jumlah yang demikian besar telah memberikan andil yang tidak sedikit dalam perekonomian nasional dan daerah. Oleh karena itu UMKM juga memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi penerimaan daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sumber pendapatan daerah meliputi:
a.       Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu:
1        Hasil pajak daerah
2.      Hasil retribusi daerah
3.      Hasil pengolahan kekayaan daerah dan PAD lain yang syah
b.      Dana perimbangan
c.       Lain lain pendapatan yang syah

Jadi pajak merupakan sumber pendapatan daerah terbesar, dan UMKM sangatlah perpengaruh terhadap pendapatan daerah. Maka berdasarkan keterangan diatas, penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana pengaruh UMKM terhadap pendapatan daerah kota Bekasi karena letak kota Bekasi yang sudah cukup strategis baik sarana dan prasarananya. Untuk itu penulis mengambil judul “Analisis Pengaruh Usaha Mikro Kecil Menengah Terhadap Pendapatan Daerah Kota Bekasi”


1.2        Rumusan Masalah
Ada beberapa rumusan masalah yang dapat diambil yaitu:
1.      Apakah terjadi peningkatan pada pendapatan daerah kota Bekasi pada tahun 2007 sampai 2011?
2.      Bagaimana pengaruh UMKM terhadap pendapatan daerah kota Bekasi pada tahun 2007 sampai dengan 2011?

1.3        Batasan Masalah
Pada penulisan ini hanya pengaruh jumlah UMKM yang mempengaruhi pendapatan daerah kota Bekasi dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011.

1.4        Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah.
1.    Untuk mengetahui peningkatan terhadap pendapatan daerah kota Bekasi pada tahun 2007 sampai dengan 2011.
2.    Untuk mengetahui pengaruh jumlah UMKM terhadap pendapatan daerah di kota Bekasi pada tahun 2007 sampai dengan 2011.
1.5        Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.5.1        Manfaat Akademis
Dengan dibuatnya penelitian ini, diharapkan dapat menambah pemahaman bagi penulis mengenai materi yang diambil. Kemudian untuk pembaca diharapkan memberikan informasi mengenai pengaruh jumlah UMKM terhadap pendapatan daerah Bekasi.
1.5.2        Manfaat Praktis
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat pada pemerintah daerah sebagai informasi dalam menetapkan kebijakan dan mengambil langkah-langkah dalam usaha memajukan UMKM
.

1.6        Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, dimana menggambarkan pengaruh jumlah UMKM terhadap pendapatan daerah kota Bekasi. Dimana variabel X adalah Jumlah UMKM dan variabel Y adalah Pendapatan daerah kota Bekasi.

1.6.1        Objek Penelitian
Dalam penelitian ini yang menjadi objek adalah Kantor Pemerintahan Kota Bekasi yang berada di Jl. Ahmad Yani no 1, Bekasi Selatan 17141 dan Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah . HR. Rasuna Said Kav. 3-4 Kuningan Jakarta Selatan 12940.

1.6.2        Data / Variabel
Penelitian ini menggunakan data sekunder, dengan regresi linier sederhana yaitu hanya ada dua variabel yang digunakan yaitu variabel X untuk jumlah UMKM dan variabel Y untuk pendapatan daerah kota Bekasi.

1.6.3        Metode Pengumpulan Data
Dalam pengolahan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu pendekatan penelitian dengan menggunakan data-data yang telah ada, selanjutnya dilakukan proses analisa terhadap data-data tersebut sesuai dengan tujuan penelitian. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas untuk jumlah UMKM (X) dan variabel terikat untuk pendapatan daerah kota Bekasi (Y). Maka dalam hal ini dibutuhkan tehnik dalam pengumpulan data sebagai berikut:
1.                  Studi Kepustakaan (Library Research)
Ini adalah riset yang dilakukan oleh peneliti dengan perpustakaan atau dari sumber lainnya, yang berhubungan dengan masalah yang sedang diteliti.
2.                   Website
Ini merupakan pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan mengumpulkan data untuk masalah yang yang diteliti melalui media elektronik yaitu internet. Dengan mengumpulkan informasi-informasi tentang jumlah UMKM dan pendapatan daerah melalui website ini: www.bi.go.idwww.depkop.comwww.bps.go.idwww.bekasikota.go.idhttp://www.sentrakukm.comhttp://www.smecda.comwww.google.comwww.eprints.undip.ac.idhttp://diskumkm.jabarprov.go.id  dan  www.brint.com

1.6.3    Hipotesis
Penelitian ini menggunakan pengujian hipotesis yaitu apabila Hipotesis Nol (Ho) ditolak maka Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Jadi penulis merumuskan hipotesis berdasarkan masalahnya adalah:
Ho       : Tidak ada pengaruh hubungan antar jumlah UMKM terhadap pendapatan daerah kota Bekasi.
Ha       : Ada pengaruh hubungan antara jumlah UMKM terhadap pendapatan daerah kota Bekasi.

1.6.4    Alat Analisis
Untuk menganalisis data, maka penulis menggunakan software SPSS (Statistical Program For Social Science) 19 dengan   regresi linier sederhana dan uji korelasi(kepengaruhan). Analisis regresi adalah suatu analisis yang mengukur pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat(Y).
Berikut merupakan persamaan regresi linier sederhana :
 Y = a + b (X)
            Dimana:           a = konstanta
                                    b = koefisien regresi
                                    Y = variable dependen (variable tak bebas)
                                    X = variable independen (variable bebas)
Uji korelasi merupakan uji yang dilakukan untuk mengukur hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat sementara variabel bebas lainnya yang diduga ada hubungan dengan salah satu variabel. Berikut rumus persamaan korelasi:

r =               n (∑XY) – (∑X) (∑Y)
       √[n (∑X²) – (∑X)² ] [n (∑Y²) – (∑Y)²]






                


Zion National Park


Photo: Sandstone cliffs in Zion National Park

Location: Utah, America
Established: November 19, 1919
Size: 148,733 acres
Rising in Utah's high plateau country, the Virgin River carves its way to the desert below through a gorge so deep and narrow that sunlight rarely penetrates to the bottom. As the canyon widens, the river runs a gantlet of great palisade walls rimmed with slickrock peaks and hanging valleys.
A million years of flowing water has cut through the red and white beds of Navajo sandstone that form the sheer walls of Zion. The geologic heart of the canyon began as a vast desert millions of years ago; almost incessant winds blew one dune on top of another until the sands reached a depth of more than 2,000 feet. You can still see the track of these ancient winds in the graceful crossbedded strata of Zion's mighty cliffs.
Unlike the Grand Canyon where you stand on the rim and look out, Zion Canyon is usually viewed from the bottom looking up. The vertical topography confines most of Zion's 2.5 million yearly visitors between canyon walls.
Streamside on the canyon floor grow thick stands of Fremont cottonwood, box elder, willow, and, a short distance away, cactus and Utah juniper. Vegetation changes rapidly as the terrain rises almost a mile in elevation. The high plateaus support Douglas fir and ponderosa pine.
Within the park's 232 square miles lies a landscape of remote terraces and narrow gorges. A number of these canyons are so hidden that early surveyors overlooked some that are 20 miles long. More than 100 miles of wilderness trails crisscross the backcountry, while 15 miles of paved trails encourage casual visits.

Did You Know?

As the intersection of three separate ecosystems, Zion has a variety of plants—more than 900 species—not found anywhere else in Utah. The 287.4-foot-longKolob Arch, perched high on a canyon wall in the park's backcountry, is one of the world's largest freestanding natural arches. In 1920, Zion National Park had 3,692 visitors. In 1998, the park had 2.7 million visitors.


Mengenal Bangsa Maya Kuno


Sejarah Suku Maya dan Rahasia Kebudayaan Bangsa MayaSejarah Suku Maya & Rahasia Kebudayaan Bangsa Maya : Rahasia Kebudayaan Bangsa Maya Banyak orang pernah mendengar legenda budaya bangsa Maya. Selama ini, kesan sebagian besar orang terhadap bangsa Maya tidak terlepas dari suasana hutan belantara di benua Amerika. Menyinggung tentang bangsa Maya, yang terlintas dalam benak sejumlah orang adalah sekelompok orang Indian yang sekujur tubuhnya mengenakan pakaian bulu warna cemerlang, berputar mengelilingi lingkaran di bawah sinar rembulan melaksanakan upacara misterius, di tengah-tengah berdiri dukun sakti yang berilmu tinggi. Mari kita simak ulasan yang diambil dari Buku “Himpunan Inspirasi Peradaban Prasejarah” dan di tulis ulang di fadlie.web.id. Memang benar, bangsa Maya tinggal di Amerika Tengah yang sekarang ini, bekas peninggalan sejarah yang misterius berada di dalam hutan belantara yang terpencil dan sepi, sekalipun begitu, ada beberapa orang yang mengetahui, bahwa bangsa Maya mempunyai hubungan yang sangat erat dengan bangsa Tiongkok dan Mongol di belahan bumi lain yang jauh. Peninggalan batu raksasa dan karya seni bangsa Maya yang mahatinggi, jauh melebihi kehebatan teknologi masa kini. Marilah kita lepaskan prasangka dan persepsi yang telah telanjur tertanam, menyelami kembali bekas kehidupan dan tempat tinggal bangsa Maya, melihat-lihat bagaimana dan apakah sebenarnya bangsa dan kebudayaan Maya.
Proses Penemuan
Bangsa Spanyol masuk ke Amerika Selatan pada abad ke-16, dengan status agresor mereka menjajah daratan yang asli ini. Penduduk Amerika Tengah dan Selatan ketika itu hidup sebagai petani yang primitif, mereka sama sekali tidak berdaya menghadapi kapal dan meriam kuat bangsa Spanyol. Dan dengan cepat, bangsa Spanyol menyebarkan agama mereka ke tempat tersebut, dua orang misionaris yang melihat kepercayaan takhayul dan ilmu sihir penduduk setempat, segera membakar tempat tersebut, mengakibatkan buku kuno yang disembunyikan semuanya terbakar musnah.
Tidak disangka bahwa buku-buku tersebut adalah buku kuno yang mencatat pusaka pengetahuan peninggalan kebudayaan bangsa Maya yang telah lama menghilang, di dalamnya tercatat secara terperinci tingkat ilmu pengetahuan dan budaya mereka yang mahatinggi pada masa itu. Mungkin demikianlah takdirnya, kini para ilmuwan yang menyelidiki kebudayaan Maya hanya bisa menggambarkan kehebatan budaya Maya saat itu secara tambal sulam berdasarkan potongan naskah yang berhasil dikumpulkan.
Bebatuan Raksasa di Hutan
Piramida bangsa Maya dapat dikatakan merupakan bangunan piramida kedua yang terkenal setelah piramida di Mesir. Kedua jenis bangunan piramida ini terlihat tidak begitu sama, warna piramida Mesir adalah kuning keemasan, sebuah piramida bersudut empat yang berbentuk kerucut, agak terkikis setelah berabad-abad tertiup angin dan diterpa hujan. Piramida Maya lebih rendah sedikit, disusun dari bebatuan raksasa yang berwarna abu-abu dan putih, tidak semuanya berbentuk kerucut, di puncaknya ada sebuah balairung untuk memuja dewa. Di sekeliling piramida Maya masing-masing memiliki 4 tangga, setiap tangga memiliki 91 undakan, secara total 4 buah tangga ditambah satu undakan bagian paling atas adalah berjumlah 365 undakan (91 x 4 + 1 = 365), tepat merupakan jumlah hari dalam satu tahun.
Bangsa Maya sangat memperhatikan ilmu perbintangan, baik di dalam maupun di luar bangunan semuanya adalah angka yang berhubungan dengan hukum peredaran benda langit. Selain jumlah undakan tangga, pada 4 bagian piramida masing-masing terdapat 52 buah relief 4 sudut, menandakan satu abad bangsa Maya adalah 52 tahun.
Observatorium astronomi bangsa Maya juga memiliki bentuk bangunan yang sangat spesifik. Dilihat dari sudut pandang masa kini, secara fungsional maupun bentuk luar observatorium bangsa Maya sangat mirip dengan observatorium masa kini, sebagai contoh misalnya menara pengamat observatorium Kainuoka, di atas teras yang indah dan sangat besar pada menara tersebut, terdapat undakan kecil bertingkat-tingkat yang menuju ke teras. Ada beberapa kemiripan dengan observatorium sekarang, juga merupakan sebuah bangunan tingkat rendah yang berbentuk tabung bundar, pada bagian atas terdapat sebuah kubah yang berbentuk setengah bola, kubah ini dalam rancangan observatorium sekarang adalah tempat untuk menjulurkan teropong astronomi. Empat buah pintu di lantai yang rendah tepat mengarah pada 4 posisi. Jendela di tempat itu membentuk 6 jalur hubungan dengan serambi muka, paling sedikit tiga di antaranya berhubungan dengan astronomi. Salah satunya berhubungan dengan musim semi (musim gugur), sedangkan dua lainnya berhubungan dengan aktivitas bulan.
Menara pengamat observatorium Kainuoka ini adalah peninggalan terbesar dalam sejarah, peninggalan sejarah yang lain juga memiliki bangunan yang serupa. Semuanya dalam posisi yang saling merapat dengan matahari dan bulan. Belakangan ini arkeolog beranggapan bahwa astronom bangsa Maya pada zaman purbakala telah membangun jaringan pengamat astronomi pada setiap wilayahnya.
Dinilai pada masa kini, bangunan tersebut cukup menakjubkan. Piramida Maya misalnya, bagaimanakah caranya memotong bebatuan berukuran sangat besar, diangkut ke tempat yang jauh dalam hutan belantara, bebatuan yang beratnya puluhan ton, ditumpuk hingga mencapai tinggi 70 meter, jika tidak ditunjang dengan alat angkut dan peralatan yang memadai, adalah sangat sulit untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dan suku bangsa yang hidup dalam hutan belantara, mengapa harus mengerahkan upaya dan tenaga sedemikian besar, membangun sebuah jaringan pengamat observatorium? Ditilik dari sejarah, teleskop baru ditemukan pada abad ke-16 oleh Galileo, setelah itu barulah muncul observatorium ukuran besar, dan konsep jaringan pengamat observatorium baru muncul pada zaman modern. Kala itu konsep yang demikian dapatlah dikatakan sangat maju dan canggih.


Hilangnya Suku Maya secara misteriHilangnya Suku Maya secara misteri: Lembaran budaya cemerlang yang ditulis bangsa Maya untuk sejarah manusia, telah kita ketahui tingkat keanggunannya. Arkeolog menganggap, kebudayaan bangsa Maya semestinya secara perlahan-lahan terbentuk sejak tahun 2000 SM hingga masa tahun 250 M, setelah tahun 250 M hingga masa tahun 900 M, budaya tersebut memasuki masa keemasan, dan pada abad ke-7 dan 8, memasuki masa yang sangat makmur dan sejahtera.
Tulisan paling dini bangsa Maya muncul menjelang dan sekitar Masehi, namun batu prasasti pertama yang tergali memperlihatkan catatan yang menulis tahun 292 M. Sejak itu, tulisan bangsa Maya hanya tersebar pada areal terbatas. Dan pada tarikh Masehi setelah pertengahan abad ke-5, tulisan bangsa Maya baru secara menyeluruh tersebar ke semua kawasan Maya. Misalnya batu prasasti terakhir diselesaikan pada 869 M, dan batu prasasti terakhir di seluruh kawasan Maya diselesaikan pada 909 M.
Menurut data penelitian: “Suatu hari di tahun 909 M, tanpa sebab yang jelas, 80% bangsa kuno Maya tiba-tiba saja menghilang, tidak hanya meninggalkan kuil yang belum selesai dibangun, bahkan sejumlah besar balairung dewa dan bangunan model raksasa semuanya ditinggalkan begitu saja, terbenam dalam reruntuhan tembok yang roboh. Semua pusat pemujaan juga terhenti aktivitasnya. Kemudian, sejak hari itu, kebijaksanaan leluhur lenyap dengan sangat cepat, dan bangsa Maya yang tertinggal pun mulai berubah menjadi buta pengetahuan dan merosot moralnya.”
Dari bukti penelitian ilmuwan ini, kita dapat memberikan penjelasan yang rasional: Setelah mengalami perkembangan budaya yang tinggi, dikarenakan perkembangan budaya materi, kehidupan bangsa Maya kuno lambat laun merosot, menuju kemerosotan moral masyarakat. Lalu sebagian yang masih disebut kebijaksanaan leluhur itu, pada kenyataannya adalah sekelompok orang yang telah jatuh merosot moralnya, mereka mendorong perkembangan hal yang tidak baik, membuat segenap masyarakat bangsa Maya kuno mengarah menuju kepunahan!
Meskipun terdapat sejumlah dokumen yang tersisa, namun sangat sulit bagi kita untuk memastikan peristiwa mengerikan apa yang sebenarnya terjadi pada tahun 909 M itu, berbagai macam versi hipotesa tentang kepunahan bangsa Maya, misalnya banjir, gempa bumi, angin topan, bencana maupun pendapat lainnya tentang wabah, keracunan massal, penyakit menular, bahkan dikatakan populasi yang membengkak, pembakaran hutan secara berulang kali untuk bercocok tanam yang mengakibatkan tanah gersang, ataupun bencana ekonomi, bahkan dikatakan invasi musuh, perang antarkota, pemberontakan kaum petani maupun masalah sosial seperti bunuh diri massal, dan pendapat lain yang tak terhitung jumlahnya. Apa pun penyebabnya sama sekali tidaklah penting, intinya adalah sejarah sekali lagi telah mempertahankan orang yang baik dan sederhana, sedangkan sebutan “buta pengetahuan dan merosot moralnya” yang digunakan untuk melukiskan keturunan bangsa Maya, hanyalah kaidah yang dilihat oleh mata manusia masa kini,
sangat lugu dan baik seperti tidak berpengetahuan, tidak tahu mengejar keuntungan mendatangkan keputusasaan. Pertanyaannya adalah mengapa sejarah manusia lagi-lagi mencatat lenyapnya umat manusia yang disebut sebagai “kebijaksanaan leluhur”?


source : http://www.fadlie.web.id

Moves in Mysterious Ways



Who'd have thought this is how the pieces fit
You and I shouldn't even try making sense of it
I forgot how we ever came this far
I believe we had reasons but I don't know what they are
So I blame it on my heart, oh

Love moves in mysterious ways
It's always so surprising
How love appears over the horizon
How love appears over the horizon
I'll love you for the rest of my days
But still it's a mystery
Of how you ever came to me
Which only proves
Love moves in mysterious ways

(Christian Bautista Lyric)

Simfoni Luar Biasa



Sinopsis:


Jayden Valarao (Christian Bautista), musisi Filipina yang bermimpi menjadi bintang rock, hidup dengan bebas tanpa tujuan pasti. Satu malam setelah perkelahian sengit di salah satu bar di Manila, Jayden pulang dan mendapati barang-barangnya teronggok di depan rumah karena tak mampu membayar sewa. Karena tak punya tujuan, akhirnya dia memohon kepada Penelope Valarao, bibinya yang berjiwa muda, agar dapat tinggal di rumahnya. Penelope mengizinkan Jayden tinggal semalam, dengan janji bahwa dia akan segera menemukan tempat untuk ditinggali. Sang bibi juga menyarankan agar Jayden menemui ibunya, Marlina Anasazar (Ira Wibowo), yang tinggal di Indonesia sejak sang ayah meninggal. Jayden setuju pergi ke Indonesia sembari menunggu demonya diterima perusahaan rekaman yang akan menjadikannya seorang superstar.
Sesampainya di Jakarta, Jayden bertemu ibu yang sudah lama tak ditemuinya. Sang ibu ternyata sudah punya rencana untuk Jayden, yakni untuk membantunya mengajar musik di sekolah musik yang dikelolanya. Tanpa dinyana, ternyata Jayden harus mengajar mereka yang berkebutuhan khusus. Di sinilah Jayden diuji, apakah dirinya akan terus mengajar anak-anak luar biasa ini, ataukah mengejar mimpinya menjadi seorang bintang rock.
Selain anak-anak ini, Jayden pun bertemu banyak orang yang membuatnya berpikir panjang tentang hidup bebas yang tak pantas dan tak berguna, termasuk Laras (Gista Putri), instruktur dan terapis di sekolah ini, Ibu Rinjani (Ira Maya Sopha), Pak Dimas (Verdi Solaiman) yang ketus, dan banyak karakter lainnya.

Noun Clauses (Klausa Nomina)

Klausa Nomina yang Dimulai dengan Kata Tanya.

1.     Who(m) did you see at the party? Tell me who(m) you saw at the party.
2.     Who came to the party? Tell me who came to the party.
3.     Who(m) did helen talk to? Do you know who(m) helen talked to.
4.     Who lives in that apartement? Do you know who lives in that apartement.
5.     What happened? Tell me what happened.
6.     What did he say? Tell me what he said.
7.     What kind of car does Pat have? I can't remember what kind of car Pat has.
8.     How old are their children? I can't ever remember how their children are old.
9.     Why did you say that? I don't understand why you said that.
10.   Where can I catch the bus? Could you please tell me where i can i catct the bus.
11.   Who broke the window? Do you know who broke the window.
12.   Who did Sara invite? I don't know who Sara invited.
13.   How long has Ted been living here? Do you know how long Ted has been living here.
14.   What time is flight 677 supposed to arrive? can you tell me what flight 677 is supposed to arrive.
15.   Why is Yoko angry? Do you know why Yoko is angry

Klausa Nomina dengan WHO, WHAT, WHOSE+ BE

1.      Who is he? I don't know who he is.
2.      Who are they? I don't know who they are.
3.      What is that? Do you know what that is.
4.      What are those? Can you tell me what those are.
5.      Whose book is that? I don't know whose that book is.
6.      Whose book are those? Do you know whose those book are.
7.      What is a wrench? Do you know what a wrench is.
8.      Who is that woman? I wonder who that woman is.
9.      What house is that? I wonder what that house is.
10.  What is a clouse? Don't you know what a clouse is.
11.  What is in that drawer? I don't know what is in the drawer.
12.  Who is in that room? I don't know who is in the room.
13.  Whose car is in the driveway? Do you know whose car is in the driveway.
14.  Whose car is that? Do you know whose that car is.
15.  What is on TV tonight? I wonder what is on TV tonight.
16.  What is a carrot? Do you know what a carrot is.
17.  Whose glasses are those? Could you tell me whose be those glasses are.
18.  Who am I? he doesn’t know who I am.
19.  What’s at the end of the rainbow? The little girl wants to know what’s at the end of the rainbow.

Copyright 2009 RR Blog's. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates